Tips Mengatasi Kebiasaan Belajar yang Buruk

Nilai mata pelajaran yang buruk di sekolah merupakan salah satu pertanda bahwa siswa yang bersangkutan mengembangkan kebiasaan belajar yang perlu diperbaiki. Berikut ini adalah 5 kebiasaan belajar yang buruk yang dapat membahayakan performa akademik dan bagaimana cara mengatasinya.

* Rencanakan Waktu Bermain dengan Baik. Jika kita diminta memilih antara belajar dengan bersenang-senang dengan teman, tentu belajar tidak menjadi pilihan yang menarik. Karena itu, berusahalah agar kita tidak berada dalam posisi memilih satu di antara dua pilihan itu. Atur waktu tertentu untuk bermain dan menghabiskan waktu dengan teman-teman, dan atur waktu untuk belajar, dan patuhlah pada pengaturan waktu yang sudah dibuat. Aturlah waktu untuk bersosialisasi dan belajar sebaik mungkin, sehingga ketika tiba waktunya, Anda dapat fokus pada apa yang harus Anda lakukan.

* Terdistraksi dengan Banyak Hal. Ketika belajar, sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan gangguan. Surat elektronik, Facebook, siaran televisi favorit sering menjadi hal yang menyebabkan kita akhirnya memutuskan untuk menggunakan waktu belajar dengan kegiatan lain. Jauhkanlah diri Anda dari segala hal yang berpotensi mengganggu. Jauhkan diri dari koneksi Internet, jika itu terasa menggoda sekali. Jauhkan diri dari televisi. Carilah tempat dimana kegiatan yang paling mungkin untuk dilakukan adalah belajar. Dengan tegas menempatkan diri dalam situasi belajar yang serius seperti ini, Anda berpotensi dapat menyelesaikan tugas-tugas akademik Anda dengan baik.

* Prokrastinasi. Kegiatan menunda-nunda melakukan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan, atau dikenal dengan istilah procrastination ini memang sangat mudah menyerang siapa saja. Dengan membiarkan diri tidak tegas sedikit saja, keinginan untuk menunda menyelesaikan pekerjaan akan semakin besar. Semakin kuat. Akhirnya, pekerjaan yang sebenarnya tidak sulit pun akan menjadi terasa berat dan rumit, karena penyelesaiannya tidak disegerakan. Banyak siswa yang melakukan penundaan ini pada awalnya karena masalah yang mereka hadapi terlihat besar. TERLIHAT BESAR. Belum tentu besar. Lalu timbullah keengganan untuk segera memulai mempelajari masalah itu dan mencari solusinya. Akhirnya memutuskan menunda waktu. Lalu ditunda lagi, ditunda lagi, dan lagi. Akhirnya, masalah lain pun datang – dan ditunda lagi – sehingga semakin bertumpuklah pekerjaan yang perlu diselesaikan. Cara yang terbaik adalah membagi masalah menjadi masalah-masalah yang lebih kecil, sehingga tidak akan terlihat besar, rumit, dan menakutkan. Dengan langsung melakukan tindakan dan menghadapi masalah dengan tenang, maka dipastikan tugas-tugas akademik akan terselesaikan dengan baik.

* Kurangnya Membaca Materi Pendukung. Terkadang guru memberikan tugas membaca, dan terkadang buku yang harus dibaca jumlahnya banyak. Kecenderungan siswa adalah membaca sedikit saja, atau lebih parah lagi, tidak membaca satu pun. Dengan membaca terlalu sedikit, maka kita tidak akan mendapatkan informasi yang lengkap, yang dapat membantu dalam menyelesaikan tugas atau permasalahan yang dihadapi. Kekurangan informasi seperti inilah yang membuat akhirnya tugas dikerjakan dengan seadanya saja. Dengan kata lain, tidak maksimal.

* Tidak Efisien dalam Pemakaian Waktu. Kebanyakan orang tidak menggunakan waktunya dengan baik. Jika Anda merasa bahwa Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk belajar, lakukanlah pengaturan waktu dengan lebih cermat untuk melihat slot waktu yang dapat Anda manfaatkan secara lebih optimal untuk belajar. Kuncinya ada pada setiap orang. Setiap orang tahu waktu yang terbaik baginya untuk belajar, dan setiap orang pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengalokasikan waktunya untuk belajar secara mandiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s